Pentingnya Atmosfer Bumi


Atmosfer Bumi


Atmosfer Bumi merupakan selimut tipis yang terdiri dari gas dan partikel-partikel yang tergabung dan disebut uap air. Bumi yang luar biasa ini sangat tergantung dari atmosfer. Tanpa atmosfer bumi kemungkinan hanyalah sebuah batu tak bernyawa. Pasalnya semua makhluk hidup di bumi ini perlu oksigen dan air untuk hidup.


Mengapa Atmosfer sangat penting sekali? Berikut Penjelasannya...

Fotosintesis
Dalam fotosintesis, tanaman menggunakan CO2 dan menciptakan O2. Fotosintesis bermanfaat untuk menghasilkan oksigen yang ada di atmosfer ini.
 
Reaksi kimia untuk fotosintesis adalah:
6CO2 + 6H2O + energi surya C6H12O6 (gula) + 6O2

Respirasi
Dalam respirasi, hewan menggunakan oksigen untuk mengubah gula menjadi energi makanan yang bisa mereka gunakan. Tanaman melakukan respirasi dan mengkonsumsi beberapa gula yang mereka hasilkan.

Reaksi kimia untuk respirasi adalah:
C6H12O6 + 6O2 6CO2 + 6H2O + energi bisa digunakan

Respirasi dan fotosintesis merupakan kebalikan reaksi. Dimana respirasi menggunakan O2 untuk menghasilkan CO2 sedangkan Fotosintesis dari CO2 menghasilkan O2
  
 Atmosfer Merupakan Bagian Penting Siklus Air
Dalam siklus hidrologi air menghabiskan banyak waktu di atmosfer, sebagian besar berupa uap air. Atmosfer merupakan reservoir penting untuk air

Ozon (O3) membuat Kehidupan di Bumi Jadi Mungkin
Ozon adalah molekul terdiri dari tiga atom oksigen, (O3). Ozon di atmosfer atas menyerap energi tinggi ultraviolet (UV) sebagai radiasi yang berasal dari Matahari. Hal ini melindungi makhluk hidup di permukaan bumi dari sinar matahari yang paling berbahaya. Tanpa ozon untuk perlindungan, hanya bentuk kehidupan paling sederhana yang akan bisa hidup di Bumi. Konsentrasi tertinggi ozon berada di lapisan ozon di stratosfer rendah.

Menjaga Suhu Bumi
Tanpa atmosfer, suhu bumi akan dingin di malam hari dan panas terik di siang hari.  Gas rumah kaca menangkap panas di atmosfer. Gas rumah kaca tersebut diantaranya termasuk karbon dioksida, metana, uap air, dan ozon. 

Menjadi Perantara dalam Merambatkan Gelombang
Atmosfer terbuat dari gas dan memancarkan energi. Gelombang suara adalah salah satu jenis energi yang menjalar melalui atmosfer. Tanpa atmosfer dalam hal ini udara, kita tidak bisa mendengar suara. Selain itu tanpa atmosfer sebagai media untuk makhluk hidup, tidak ada serangga, burung, atau pesawat akan bisa terbang.


Ryo Bambang Saputra Materi fisika

Gelombang Elektromagnetik

Gelombang Elektromagnetik


Definisi:

Gelombang Elektromagnetik merupakan jenis gelombang yang tidak memerlukan medium/perantara dalam perambatannya.

Kenapa disebut elektromagnetik? Dari namanya dapat dijelaskan bahwa gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dipengaruhi oleh medan listrik dan medan magnet yang menghasilkan energi radiasi.


Jenis-jenis Gelombang Elektromagnetik:

Jenis-jenis GEM ini dibedakan berdasarkan panjang gelombang dan frekuensi nya. Bagaimana dengan kecepatannya? Cepat rambat semua jenis gelombang elektromagnetik dapat dikatakan sama karena sama-sama mendekati kecepatan cahaya sebesar 300.000.000 m/s.

Panjang gelombang dengan frekuensi berbanding terbalik, yang artinya semakin besar nilai panjang gelombang maka semakin kecil nilai dari frekuensi. Sebagaimana persamaan:

 \displaystyle v=f\lambda

Apa saja jenis-jenisnya??? Berikut Cara Mudah Menghafal Jenis-jenis GEM: Kita Singkat jadi

R R I C U S S 
Radio

Radar

Inframerah

Cahaya Tampak

Ultraviolet (UV)

Sinar X

Sinar Gamma

Catatan:
Frekuensi radio paling kecil, dan Sinar Gamma memiliki frekuensi terbesar.
Panjang Gelombang radio paling besar dan panjang gelombang Sinar Gamma paling kecil

Manfaat Gelombang Elektromagnetik
  • Radio untuk saluran radio atau untuk alat komunikasi
  • Radar dapat digunakan sebagai alat deteksi
  • Infrared digunakan sebagai alat deteksi seperti penggunaan "barcode" untuk pengenal produk-produk seperti di toko-toko. Masih banyak lagi manfaat lainnya.
  • UV ada yang baik ada yang berbahaya terutama saat siang terik matahari.
  • Sinar X, dengan nama lain sinar Rontgen dimanfaatkan untuk memeriksa organ dalam tubuh
  • Sinar Gamma, termasuk dari salah satu sinar radioaktif. Bermanfaat sekali dalam bidang kedokteran sebagai pembunuh sel-sel kanker dan mensterilkan alat-alat kedokteran. Namun saat penggunaannya berlebihan sangat berbahaya dapat meradiasi tubuh yang kemungkinan membuat orang yang terkena radiasi terkena kanker ganas.

Ryo Bambang Saputra Materi fisika

Usaha dan Energi

Usaha dan Energi


Usaha merupakan transfer energi melalui gaya sehingga terjadi perpindahan pada benda.

Hal ini menunjukkan makna bahwa saat kita mendorong sebuah benda tetapi benda tersebut tidak berpindah maka kita belum dikatakan melakukan usaha berdasarkan prinsip fisika.

Pembahasan:
dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa saat kita memberikan gaya pada benda dan terjadi perpindahan dari posisi awal (A) ke posisi akhir (B) secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut:

Pada Bidang Datar Tanpa Gaya Gesek dengan memberikan gaya horizontal

Usaha dan Energi


Pada Bidang Datar Tanpa Gaya Gesek dengan memberikan gaya membentuk sudut tertentu terhadap arah horizontal


Usaha dan Energi


Pada Bidang Miring dengan sudut kemiringan tertentu tanpa didorong

Usaha dan Energi

Keterangan:
W = usaha (joule)
w = berat (N)
F = gaya (N)
s = perpindahan (m)
Teorema Usaha Energi
Terdapat kesetaraan besaran fisika usaha dan energi sehingga diperoleh perumusan bahwa:
Usaha sebanding dengan perubahan energi potensial

 Usaha dan Energi

Usaha sebanding dengan perubahan energi kinetik 

Usaha dan Energi

ket:
m = massa (kg)
v = kecepatan (m/s)
EP = energi potensial (joule)
EK = energi kinetik (joule)
g - percepatan gravitasi (m/s*2)
h = ketinggian (m)

Mengenai materi tentang Energi, jenis-jenis energi dan contoh soalnya telah di bahas di bagian halaman berikut: Energi dan Jenis-jenis Energi

Contoh Soal:
Sebuah benda bermassa 5 kg dijatuhkan dari gedung dengan ketinggian 20 meter, berapakah usaha yang dilakukan benda hingga mencapai ketinggian 5 meter dari tanah?

Jawab:
dik: m = 5 kg, g = 10m/s*2, h awal = 20 meter, h akhir = 5 meter
dit: W = ....?
Maka:
W = mg(h awal - h akhir)
W = 5.10.(20-5)
W = 50 (15)
W = 750 joule

Semoga bisa dipahami, jika ada pertanyaan atau saran silahkan isikan komen di bawah, thank's guy...selamat belajar

Ryo Bambang Saputra Materi fisika

Hukum Kekekalan Momentum

Hukum Kekekalan Momentum

Definisi:
Momentum bisa diartikan sebagai kecenderungan sebuah benda untuk mempertahankan keadaan geraknya. Atau bisa dikatakan kesulitan benda untuk berhenti.

Setiap benda bermassa dan memiliki kecepatan maka benda tersebut memiliki momentum.

Rumus:
Berdasarkan pengertian di atas dapat dirumuskan dalam persamaan berikut:

P = m.v

Ket:
P = momentum (N.s)
m = massa (kg)
v = kecepatan (m/s)

Saat sebuah benda bergerak, kecepatannya bisa berubah-ubah dari satu titik ke titik lainnya, sehingga terjadi pula perubahan momentum.

Persamaan Perubahan Momentum

Hukum Kekekalan Momentum
Ket:
v1 = kecepatan awal benda (m/s)
v2 = kecepatan akhir benda (m/s)

Hubungan Impuls dan Perubahan Momentum

Hukum Kekekalan Momentum
Ket:
I = Impuls (N.s)
F = Gaya rata-rata (N)
  
Hukum Kekekalan Momentum
Seperti halnya Kekekalan Energi, Momentum juga kekal. Bahwasanya momentum awal benda sama dengan momentum akhir benda. Sesuai dengan persamaan Hukum Kekekalan Momentum Berikut:

Hukum Kekekalan Momentum

Ket:
P = momentum awal (N.s)
P' = momentum akhir (N.s)
m1 = massa benda 1 (kg)
m2 = massa benda 2 (kg) 
v1 = kecepatan awal benda 1 (m/s)
v2 = kecepatan awal benda 2 (m/s)
v1' = kecepatan akhir benda 1 (m/s)
v2' = kecepatan akhir benda 2 (m/s)

Aplikasi dari Momentun dan Hukum Kekelan Momentum ini terjadi pada Tumbukan atau Lentingan.



Ryo Bambang Saputra Materi fisika

Impuls dan Momentum

Impuls dan Momentum


Impuls merupakan gaya sesaat yang diberikan pada benda. Seperti halnya bola sepak yang ditendang dengan kekuatan atau gaya tertentu dalam waktu yang singkat.

Rumus:
I = F. t

Ket:
I = Impuls (N.s)
F = Gaya (N)
t = selang waktu (s)

Aplikasi
Impuls juga merupakan luas daerah dibawah kurva/yang diarsir pada sebuah grafik hubungan F terhadap selang waktu.

Contoh Soal
Sehingga jika ada soal grafik maka kita hanya perlu mencari luas daerahnya saja seperti contoh soal berikut:

Terdapat grafik hubungan antara gaya dengan selang waktu seperti gambar di bawah. Tentukanlah nilai impuls dari keterangan grafik tersebut?

 
Jawab:
Impuls = luas daerah
I = luas trapesium
I = 1/2 (a+b).t
I = 1/2 (8+6).4
I = 1/2 (14).4
I = 14. 2
I = 28 N.s

Hubungan Impuls dengan Momentum
Impuls juga merupakan perubahan momentum benda
I = Delta P
I= m(v akhir - v awal)

Ryo Bambang Saputra Materi fisika